Membeli rumah pertama dengan KPR (1)

Memiliki rumah adalah impian buat semua orang, khususnya yang sudah berkeluarga. KPR sangat membantu keluarga yang ingin membeli rumah akan tetapi tidak mempunyai uang tunai yang cukup untuk membayar lunas ataupun secara bertahap.

Berikut langkah-langkah yang saya sarankan kepada rekan-rekan yang ingin membeli rumah pertama dengan jalan KPR.

1. Datang ke Bank

Berlawanan dengan pandangan umum, saya menyarankan calon pemilik rumah untuk mendatangi bank ataupun penyalur KPR lain terlebih dahulu. Dengan mendatangi bank terlebih dahulu ada beberapa informasi yang bermanfaat al:

a. Maksimal KPR yang dapat diperoleh.

b. Nilai rumah yang dapat dibeli.

c. Besarnya angsuran dan jangka waktu KPR.

d. Daftar dokumen KPR yang diperlukan.

Selain itu, bank dapat memberikan daftar developer yang bekerjasama dengan pihak bank sehingga nantinya proses KPR dapat lebih cepat. Apabila perlu dan bisa, mintalah surat persetujuan prinsip dari bank yang rekan-rekan kunjungi.

Datangilah beberapa bank untuk memperoleh  perbandingan persyaratan dan besaran KPR yang dapat diperoleh

2. Mencari lokasi rumah

Setelah memperoleh gambaran mengenai harga rumah yang dapat kita beli, langkah selanjutnya adalah mencari lokasi rumah yang kita idamnkan. Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika rekan-rekan akan memilih rumah:

  • Jarak lokasi permukiman dengan tempat kerja/ tempat tinggal keluarga.
  • Lokasi bebas  banjir.
  • jika ada Saluran Tegangan Tinggi, berapa jaraknya ke lokasi permukiman.
  • Tersedianya sarana transportasi.
  • Prasarana Lingkungan seperti pasar tradisional, pasar swalayan, sekolah, tempat ibadah, Puskesmas, Rumah Sakit dll.
  • Sarana lingkungan termasuk saluran pembuangan air kotor di lokasi, tersedianya jaringan listrik, air bersih dan telepon.
  • Kualitas Bangunan termasuk  saluran air kotor, instalasi air bersih serta septiktank dan resapannya.

Jangan lupa memeriksa legalitas dari tanah dimana rumah idaman anda berada. Apabila  status kepemilikan tanah ada pada Developer, berarti Akta Jual Beli (AJB) bisa dilaksanakan dengan developer. Sebaliknya, jika sertifikat tanah masih atas nama orang lain (pemilik tanah) dan developer hanya memiliki PPJB dan kuasa jual, sebaiknya minta Developer agar penandatanganan AJB bisa dilakukan dengan pemilk tanah langsung.

Langkah selanjutnya akan  dibahas dalam posting saya berikutnya.

One thought on “Membeli rumah pertama dengan KPR (1)

  1. Ping-balik: Membeli rumah pertama dengan KPR (2) « a place to sit and relax

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s