Jenis suku bunga KPR

Pada saat menawarkan KPR kepada calon pembeli rumah, bank menawarkan berbagai macam suku bunga baik efektif, efektif tahunan maupun flat. Terkadang konsumen jadi bingung apa beda dari macam2 suku bunga itu serta apa kaitannya dengan angsuran KPR.

1.   Suku Bunga Efektif

Dalam perhitungan bunga efektif, maka bunga untuk satu bulan dihitung berdasarkan sisa pokok pada akhir bulan sebelumnya dikalikan suku bunga tahunan dibagi 12 bulan. Contohnya begini.

A mengajukan pinjaman KPR sebesar 100 juta kepada bank yang menawarkan suku bunga 8%/tahun untuk jangka waktu 5 tahun efektif bulanan maka :

Angsuran per bulan A kepada bank sebesar Rp.2.027.639,-. Selama 5 tahun kredit A akan membayarkan total angsuran kepada bank sebesar Rp.121.658.366,-, dengan kata lain bunga yang harus dibayarkan sebesar Rp.21.658.366,-

Rumus MS Excels untuk mengetahui jumlah angsuran

PMT(i/12,n*12,-pv)

dimana i   = suku bunga tahunan

n  = jangka waktu KPR (dalam tahun)

pv = nilai KPR

2.  Suku Bunga Efektif Tahunan

Perhitungannya akan sedikit berbeda, sebab dihitung seakan-akan angsuran dibayar setiap tahun sehingga untuk perhitungan bunga tidak menghitung berdasarkan pokok bunga bulan sebelumnya melainkan bunga satu tahun dibagi 12 bulan.

Dalam kasus A di atas maka angsuran bulanan dengan metode ini sebesar Rp.2.087.137 per bulan (lebih besar dari perhitungan no.1). Selama 5 tahun kredit A akan membayarkan total angsuran kepada bank sebesar Rp.125.228.227,-, dengan kata lain bunga yang harus dibayarkan sebesar Rp.25.228.227,- .

Lebih besar daripada suku bunga efektif bulanan

Rumus MS Excels untuk mengetahui jumlah angsuran dg bunga efektif tahunan

(PMT(i,n,-pv))/12


3.  Suku Bunga Flat

Suku bunga flat lebih gampang lagi perhitungannya karena dalam perhitungannya hanya bunga yang harus dibayarkan selama jangka waktu pinjaman dijumlahkan pokok kemudian dibagi per bulan.

Dalam kasus A di atas maka total nilai angsuran yang harus dibayarkan sebesar Rp.140.000.000,- selama 5 tahun dihitung dari Pokok (Rp.100 juta) ditambah bunga Rp.40 juta (8%x5tahunxRp.100 juta)

Jika dibagi masa pembayaran 60 bulan maka angsuran bulanan A sebesar  Rp.2.333.333,-.

Perhitungan angsuran di MS excel sbb :

= (pv*(1+i*n))/(n*12)

Kesimpulan :

Meski besarnya suku bunga sama, dengan metode perhitungan berbeda  maka nilai yang dibayarkan konsumen lebih besar, bahkan penerapan flat rate dengan suku bunga lebih rendah dapat menghasilkan total pembayaran yang lebih besar dibandingkan efective rate yang lebih  tinggi.

Sebagai konsumen mesti berhati-hati dengan yang namanya suku bunga, coba tanyakan metode perhitungan bank bagaimana? Dengan menggunakan rumus MS Excels tsb, coba diterapkan apakah benar pernyataan suku bunga yang dikeluarkan bank.

4 thoughts on “Jenis suku bunga KPR

  1. Wah artikel ini sangat bermanfaat untuk saya, meski saya sudah punya rumah.
    saya berniat memindahkan KPR saya ke bank lain, dengan adanya info ini saya jadi lebih tahu keuntungan/kelebihan jenis suku bunga.

    Terima kasih ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s